• Close Menu
  • Home
  • Category
    • Building
    • Cinematic
    • Creative
    • Landscape
    • Nature
    • Technology
    • Vintage
  • Codes
    • CSS
    • ColdFusion
    • Fireworks
    • JavaScript
    • Lasso
    • PHP
    • SQL
    • VBScript
  • Other
    • Sub 1
    • Sub 2
    • Sub 3
    • Sub 4
    • Sub 5
  • Donasi
    • Donasi

Dokter Jantung

Dokter Jantung Terdekat Di Kota Anda

Menu
  • Home
  • Static Page
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Dropmenu
    • Dropmenu 1
    • Dropmenu 2
    • Dropmenu 3
    • Dropmenu 4
    • Dropmenu 5
  • Button
  • Error
  • Surprise Me
Dokter Jantung Penyakit Jantung Seluk Beluk Kekerasan pada Anak Picu Sakit Jantung dan Diabetes

Kekerasan pada Anak Picu Sakit Jantung dan Diabetes

Kekerasan pada Anak Picu Sakit Jantung dan Diabetes

Pola makan dan gaya hidup kerap dituding menjadi penyebab utama penyakit diabetes dan jantung pada orang dewasa. Namun, riset terbaru mengungkapkan bahwa kekerasan pada anak rupanya dapat memicu penyakit diabetes dan jantung di kemudian hari.

Dalam analisisnya, peneliti memeriksa hampir 350 perempuan kulit hitam dan putih di daerah Pittsburgh, berusia antara 42-52 tahun pada awal penelitian. Sekitar 34 persen dari wanita itu mengatakan, mereka telah menjadi korban dari beberapa bentuk pelecehan anak.

Alhasil, peserta wanita yang memiliki riwayat kekerasan fisik saat masih kanak-kanak dua kali lebih mungkin mengalami tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, ukuran pinggang yang lebih besar, dan tingkat Kolesterol buruk.

Secara kolektif, sejumlah masalah kesehatan tersebut dikenal sebagai sindrom metabolik. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang dengan sindrom metabolik mengalami peningkatan risiko untuk penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Hubungan antara pelecehan fisik pada anak dan sindrom metabolik terpisah dari faktor risiko tradisional, seperti merokok, kurangnya aktivitas fisik, menopause, penggunaan alkohol, dan depresi. Asosiasi ini tetap menunjukkan bahwa kekerasan memainkan peran unik dalam masalah kesehatan jantung pada perempuan.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa kekerasan anak dapat memiliki konsekuensi jangka panjang—bahkan puluhan tahun kemudian—pada kesehatan perempuan, serta terkait dengan lebih banyak lagi masalah kesehatan," kata rekan peneliti, Aimee Midei, seorang mahasiswa pascasarjana psikologi di University of Pittsburgh.

"Ada kemungkinan bahwa wanita dengan riwayat kekerasan fisik terlibat dalam perilaku makan yang tidak sehat atau tidak mampu mengatasi stres. Psikologi memainkan peran dalam kesehatan fisik, bahkan ketika kita sedang berbicara tentang insiden traumatis yang terjadi ketika mereka masih anak-anak," jelas Midei.

Meskipun penelitian ini menemukan hubungan antara kekerasan fisik pada anak dan kejadian peningkatan sindrom metabolik di kemudian hari, hal itu tidak membuktikan hubungan sebab-akibat. Studi ini juga menemukan tidak ada hubungan antara pelecehan seksual dan emosional terhadap sindrom metabolik.
Unknown
Add Comment
Dokter Jantung, Penyakit Jantung, Seluk Beluk
Monday, August 24, 2015
  • Tweet
  • Share
  • Share
  • Share
  • Share

Tentang Dr.Jantung

Informasi Dan Kumpulan Artikel Kesehatan terutama yang berhubungan dengan Penyakit Jantung, Alamat Dokter Jantung Terdekat Di Kota Anda dan Berbagai Informasi Kesehatan serta PEngobatan

Related Posts

Weekly Posts

  • Gangguan Irama Jantung Memicu Stroke
    Gangguan Irama Jantung Memicu Stroke
    Gangguan irama jantung jarang dirasakan dan disadari oleh penderita. Padahal gangguan ini merupakan pemicu stroke. Sekitar dua dari lima ...
  • Tidur Mendengkur Memicu Gangguan Jantung
    Tidur Mendengkur Memicu Gangguan Jantung
    Tidur sampai mendengkur bagi sebagian besar orang bukan dianggap sebagai masalah. Dengkuran bahkan dikaitkan dengan tidur yang nyenyak. P...
  • Anak Sekarang Lebih Gampang Sakit Jantung?
    Anak Sekarang Lebih Gampang Sakit Jantung?
    Tubuh selalu memberi tanda bila ada salah satu organnya dalam kondisi tidak baik. Salah satunya adalah detak jantung yang meningkat, seb...
  • Pecandu Nikotin Bakal Gemuk jika Berhenti Merokok?
    Pecandu Nikotin Bakal Gemuk jika Berhenti Merokok?
    Khawatir berat badan bakal naik setelah berhenti merokok menjadi alasan banyak pecandu rokok untuk tetap meneruskan kebiasaannya. Padahal...
  • Mengapa Rokok Mentol Lebih Disukai Perokok Remaja?
    Mengapa Rokok Mentol Lebih Disukai Perokok Remaja?
    Walaupun iklan rokok terus dibatasi, nyatanya tetap sulit mengurangi jumlah pecandu rokok. Salah satu hal yang diduga membuat produsen ro...
  • Kecil Tak Bahagia, Tua Sakit Jantung
    Kecil Tak Bahagia, Tua Sakit Jantung
    Perilaku emosional pada anak-anak, khususnya anak perempuan, bisa menjadi tanda risiko penyakit jantung mereka di usia dewasa. Anak yang...
  • Masuk Angin Tanda Awal Serangan Jantung? Waspadai, Simak Ini
    Masuk Angin Tanda Awal Serangan Jantung? Waspadai, Simak Ini
    Masuk angin bisa merupakan tanda awal serangan jantung? ahli kesehatan di portal informasi kesehatan, meetdoctor, membenarkan, bisa ja...
  • "Sleep Apnea" Perburuk Kondisi Pascaserangan Jantung
    "Sleep Apnea" Perburuk Kondisi Pascaserangan Jantung
    Gangguan nafas saat tidur, terutama henti nafas tipe sentral, ternyata dapat dijadikan ukuran untuk memprediksi kemungkinan seorang pend...
  • Doyan Makan Telur Beresiko Sakit Jantung?
    Doyan Makan Telur Beresiko Sakit Jantung?
    Sehat tidaknya mengonsumsi telur masih menjadi kontroversi. Pendapat terbaru menyebutkan, konsumsi telur secara berlebihan akan meningkat...
  • Anda Perokok dan Bertubuh Gemuk? Waspadai Serangan Jantung
    Anda Perokok dan Bertubuh Gemuk? Waspadai Serangan Jantung
    Para ahli kembali mengingatkan bahaya merokok dan juga kelebihan berat badan atau obesitas untuk kesehatan jantung . Sebuah survei di Ing...

Label

Dokter Jantung Penyakit Jantung Seluk Beluk

Link

  • Jantung Sehat
Copyright © 2014 Dokter Jantung All Right Reserved
Created by Arlina Design | Jantung Sehat